6 Kesepakatan TNI dan Polri Pasca Bentrokan


Dua institusi keamanan negara TNI dan Polri akhirnya meneken enam poin kesepakatan. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah insiden yang sama berulang di masa mendatang sekaligus sebagai salah satu langkah penyelesaian.
Sebelumnya, Bentrok terjadi di Gorontalo antara Brimob dan Kostrad yang berujung dengan adanya korban meninggal dari pihak TNI. Sejauh ini sejumlah anggota polri sudah diperiksa. Padahal TNI dan Polri sebagai institusi keamanan negara harus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, bukan malah memberikan rasa was-was dan ketakutan masyarakat.

Berikut adalah enam kesepakatan antara Polri dan TNI :

1). Dalam rangka untuk menjaga keamanan dan ketertiban terutama sepakat untuk saling terbuka saling mendukung untuk menjalin keutuhan persatuan dan kesatuan TNI-Polri untuk menciptakan keamanan di wilayah Gorontalo hingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

2). Sepakat untuk menangani segala persoalan dan perbedaan yang melibatkan masing-masing pribadi anggota TNI dan Polri diselesaikan oleh komandan kepala kesatuan masing-masing sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

3). Sepakat untuk saling membangun komunikasi yang sehat dan harmonis antra TNI-Polri untuk mewujudkan kebersamaan serta menghindari hal hal yang kontraproduktif di mata masyarakat.

4). Sepakat untuk menjaga kebersamaan dan menjalankan tugas pokok guna membantu pemerintahan Provinsi Gorontalo agar terciptanya pemerintahan yang berwibawa.

5). Menjujung tinggi kewibawaan aparat TNI-Polri dan pemda yang mengemban amanah rakyat untuk mencapai kesejahteraan.

6). Menjunjung tinggi hukum sebagai panglima dan pemangku adat dalam ranah pengadilan dengan semboyan negeri dijaga, hukum dijalankan, masyarakat dibela, nyawa taruhannya.

0 comments: