Pergantian Dirut Merpati


Senin 14 Mei 2012, di kantor Kementrian BUMN dilaksanakan serah terima pergantian Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines dari Sardjono Jhony Tjitrokusumo ke Rudy Setyopurnomo, Namun Dirut lama, Jhony, tidak hadir dalam acara serah terima tersebut. Acara yang masih mengundang kontroversi tersebut diwarnai rencana mogok 68 pilot merpati untuk memprotes pergantian ini, tapi akhirnya urung dilaksanakan.
Sejumlah pejabat merpati juga mengajukan surat pengunduran diri karena menganggap pemberhentian Jhony Tjitrokusumo tidak wajar. Dahlan Iskan sebagai menteri BUMN menjeaskan alasan Jhony Tjitrokusumo diganti karena Merpati selalu merugi hampir Rp 2 miliar per hari. Selain itu pergantian ini diharapkan merpati cepat keluar dari krisis.
Adapun para pejabat merpati yang ikut mundur yaitu
  1. Senior Vice President Corporate Planning Division Merpati, Ery Wardhana
  2. SVP Comercial,
  3. SVP Corporate Secretary dan Legal
  4. SVP Operations,
  5. SVP Flight Standard

Sejak awal tampaknya memang Rudy Setyopurnomo sudah diplot untuk jadi orang nomor satu di Merpati. Penunjukan Rudy Setyopurnomo jadi Direktur Utama memang sudah diperkirakan sebelumnya. Rudy pada bulan maret yang lalu telah ditunjuk menjadi Komisaris Utama Merpati menggantikan Said Didu. Namun jejak Rudy Setyopurnomo yang pernah gagal dengan PT Indonesian Airlines juga dipertanyakan. Namun Rudy Setyopurnomo langsung bertindak cepat dan menargetkan Merpati akan untung dalam 6 bulan. Memang Merpati memang masih dililit rugi. Pada 2011 kerugiannya tercatat Rp 750 miliar. Kuartal I-2012 Merpati kembali rugi Rp 250 miliar, dan kembali bertambah Rp 106 miliar pada April 2012. Selain itu Rudy Setyopurnomo juga akan memperbaiki sistem reservasi dan marketing. Harapan semua orang pastinya para elit politik bisa membawa merpati lolos dari masa krisisnya.

0 comments: