Apa Kabar Bank Century?



Masih ingatkah anda mengenai Bank Century? Bank yang sudah dinyatakan pailit tersebut sekarang berganti nama menjadi Bank Mutiara. Sebelum menjadi sekarang pada tahun 2004 bank century dulunya adalah merger antara bank Bank CIC, Bank Danpac dan Bank Pikko. Merger ini dilakukan karena diindikasikan adanya surat-surat berharga valuta asing sekitar Rp2 triliun yang sulit untuk di jual. Dan pada tahun 2008 surat-surat berharga valas US$56 juta jatuh tempo dan gagal bayar yang akhirnya Bank Century kesulitan likuiditas. Akhirnya bank century diambil alih oleh LPS (lembaga penjamin simpanan) dan pada bulan november memberikan dana talangan (bailout) senilai Rp2,78 triliun. Tetapi pada desember 2008 LPS kembali menyuntikkan dana Rp2,2 triliun untuk memenuhi tingkat kesehatan bank. Namun bukannya pulih dari krisis, centuri malah mengalami kerugian triliunan rupiah, dan akhirnya pada bulan Februari dan Juli 2009 masing-masing LPS menyuntikkan dana Rp1,5 triliun dan Rp630 miliar. Keadaan inilah yang memicu gugatan dari DPR karena menilai nilai bailout terlalu tinggi.

Tahun ini rencananya pemerintah akan menjual Bank Mutiara,  enam investor disebut serius untuk membeli bailout Senilai Rp 6,7 triliun ini. Pendaftaran peminat saham Bank Mutiara tahap kedua, dibuka 1 Februari 2012. Pendaftaran investor gelombang kedua seharusnya ditutup pada 1 Mei 2012. Namun, dengan alasan untuk menjaring lebih banyak investor berkualitas, LPS memperpanjang masa pendaftaran hingga 31 Mei 2012, dan hasilnya akan diumumkan tanggal 1 juni 2012 ini. Kita lihat perkembangan bank mutiara ini, semoga kasus korupsi yang diwarnai dugaan korupsi ini cepat diselesaikan, banyak tokoh nasional yang sudah ditangkap KPK terkait centuri contoh saja mantan ketua KPK sendiri, Bibit-Chandra, Kabareskrim Komjen Susno Duadji, serta Robert Tantular selaku pendiri dan pemilik saham Bank Centuri ini.

0 comments:

More

Search This Blog